Setiap orang
pasti memiliki masalah, begitu pula dengan seorang pemuda labil yang sedang
hidup di Mesir itu. Dia memiliki beberapa masalah yang harus ia hadapi. Salah satunya
adalah cara agar bisa bertahan hidup di dunia yang kejam ini.
Pagi menjelang
siang itu dia memiliki harapan yang besar akan mendapatkan pekerjaan dengan
gaji yang besar. Ia siapkan dirinya matang matang dan menyiapkan pula semua
perlengkapan yang ia butuhkan untuk melangkah kerja.
Ia mendapatkan
info pekerjaan dari seorang kawan dua hari yang lalu sebelum ia berangkat
kelokasi. Dikabarkan bahwa gaji disitu untuk bulan pertama sebesar 400$ dan
jika pekerjaan yang ia lakukan baik, maka bulan selanjutnya ia akan mendapatkan
gaji 500$. Pemuda itupun angsung tertarik dan ingin mencoba.
Ia bertanya
pada beberapa teman yang ia kenal pernah bekerja yang sejenis itu untuk
menambah wawasan. Lalu ia pahami dan bulatkan tekad untuk melangkah dan berdoa
agar bisa cocok dan betah disana. Maka, ditelponlah orang yang menjajikan
pekerjaan itu. Lalu mereka janjian akan bertemu didaerah yang bernama Sitta
Oktober.
Daerah itu
cukup jauh dari rumah si pemuda, dan sipemuda pu belum pernah sekalipun pergi
ke daerah itu, juga belum tau bagaimana rutenya. Setelah membulatkan tekad dan
terus berdoa, ia beranikan diri untuk berangkat mencari alamat. Berangkat dari
rumah jam 09:30, namun ia mampir dulu kerumah makan Mesir yang cukup terkenal
di daerahnya. Rumah makan itu bernama Kusyari Syaikh, itu adalah rumah makan
favoritnya dia juga.
0 komentar:
Posting Komentar